Infeksi Cacing Tambang (Ancylostomiasis) – Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Komplikasi, Pengobatan & Pencegahan

 

Infeksi Cacing Tambang
sumber: lazoi.com

Pengertian Ancylostomiasis

Infeksi parasit yang disebabkan oleh cacing tambang seperti Ancylostoma duodenale dan Necator americanus adalah penyakit ancylostomiasis. Infeksi ini biasanya terjadi melalui kontak kulit dengan larva cacing tambang dalam tanah yang terkontaminasi tinja manusia yang mengandung telur cacing. Setelah masuk ke dalam tubuh manusia, larva tersebut akan masuk ke aliran darah dan berakhir di usus halus.

Penyebab & Faktor Risiko Ancylostomiasis

Ancylostomiasis disebabkan oleh infeksi cacing tambang, terutama Ancylostoma duodenale dan Necator americanus. Cacing-cacing ini hidup di tanah yang terkontaminasi tinja manusia yang mengandung telur cacing. Penularan infeksi Ancylostomiasis dapat terjadi melalui kontak kulit dengan larva cacing tambang dalam tanah yang terkontaminasi tinja manusia.

Salah satu faktor risiko utama adalah tinggal atau bekerja dalam lingkungan yang terinfestasi oleh larva cacing tambang.

Beberapa faktor risiko lainnya meliputi:

  1. Kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi tinja manusia.
  2. Kurangnya kebersihan dan sanitasi lingkungan.
  3. Kondisi kelembaban yang tinggi dan suhu yang hangat.

Selain itu, faktor-faktor seperti usia muda, kelemahan sistem kekebalan tubuh, dan defisiensi zat besi juga dapat meningkatkan risiko terkena ancylostomiasis.

Gejala Ancylostomiasis

Gejala Ancylostomiasis bervariasi tergantung pada tingkat infeksi dan respons tubuh individu. Berbagai gejala umum yang dapat timbul mencakup:

  1. Anemia: Infeksi cacing tambang dapat menyebabkan kehilangan darah kronis, yang dapat mengakibatkan anemia.
  2. Kelelahan: Penderita ancylostomiasis sering mengalami kelelahan berlebih dan kurang energi.
  3. Nyeri perut
  4. Gatal-gatal pada kulit: Kontak dengan larva cacing tambang dalam tanah dapat menyebabkan ruam atau gatal-gatal pada kulit.

Diagnosis Ancylostomiasis

Diagnosis Ancylostomiasis dapat dilakukan melalui berbagai metode. Salah satu metode diagnosis konvensional yang umum digunakan adalah dengan deteksi telur cacing Ancylostoma duodenale atau Necator americanus pada tinja. Pemeriksaan ini relatif aman dan mudah dilakukan, serta memiliki nilai positif palsu yang rendah.

Selain itu, terdapat juga metode diagnostik lainnya seperti tes darah untuk mendeteksi adanya kehadiran antibodi terhadap cacing tambang dalam tubuh. Tes darah ini dapat membantu mengidentifikasi infeksi pada tahap awal, bahkan sebelum telur cacing terlihat dalam tinja.

Komplikasi Ancylostomiasis

Beberapa kemungkinan komplikasi yang dapat terjadi akibat infeksi Ancylostomiasis adalah sebagai berikut:

  1. Anemia: Infeksi cacing tambang dapat menyebabkan kehilangan darah kronis sehingga memicu anemia pada penderitanya. Anemia ini dapat mengakibatkan kelelahan, lesu, dan penurunan daya tahan tubuh.
  2. Gizi buruk: Infeksi cacing tambang yang persisten dapat mengganggu absorbsi nutrisi dalam usus, sehingga menyebabkan gizi buruk.

Pengobatan Ancylostomiasis

Pengobatan Ancylostomiasis terdiri dari beberapa langkah penting. Pertama, pengobatan yang direkomendasikan untuk mengatasi infeksi cacing tambang ini adalah dengan menggunakan obat anthelmintik. Obat tersebut biasanya diberikan dalam bentuk tablet atau kapsul dan bekerja dengan cara membunuh cacing dewasa di dalam usus.

Beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk pengobatan Ancylostomiasis termasuk albendazole dan mebendazole. Pengobatan ini biasanya diberikan dalam bentuk dosis tunggal atau terapi jangka pendek. Selain pengobatan, penting juga untuk melakukan tindakan preventif guna mencegah infeksi kembali.

Pencegahan Ancylostomiasis

Pencegahan Ancylostomiasis melibatkan tindakan yang dapat menghindari kontak dengan larva cacing tambang dalam tanah. Berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  1. Menggunakan alas kaki yang tertutup: Saat berada di area yang mungkin terkontaminasi dengan larva cacing tambang, penting untuk menggunakan sepatu atau sandal yang melindungi kaki secara sempurna. Hal ini akan mengurangi kemungkinan infeksi melalui kulit.
  2. Membuang sampah dengan benar
  3. Menghindari kontak langsung dengan tanah yang telah tercemar merupakan cara penting untuk mencegah infeksi Ancylostomiasis.
  4. Minum air yang aman dan terhindar dari kontaminasi adalah langkah penting dalam mencegah infeksi Ancylostomiasis.
  5. Mengelola kebersihan dan sanitasi lingkungan yang baik juga sangat penting untuk mencegah penyebaran cacing tambang.