Bubo Inguinalis – Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Komplikasi, Pencegahan & Pengobatan

Bubo
Sumber: wellcomecollection.org

Pengertian Bubo Inguinalis

Bubo inguinalis adalah suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening di daerah pangkal paha atau lipat paha. 

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi staphylococcus aureus atau streptococcus. Bubo inguinalis juga dapat terjadi sebagai akibat dari penyakit menular seksual seperti sifilis atau limfogranuloma venerum.

Penyebab & Faktor Risiko Bubo Inguinalis

Bubo inguinalis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti staphylococcus aureus atau streptococcus. Infeksi ini dapat terjadi melalui luka atau lecet pada kulit di daerah pangkal paha. Di samping itu, keadaan ini juga dapat terjadi karena penyakit menular seksual seperti sifilis atau limfogranuloma venerum.

Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan bubo inguinalis termasuk memiliki banyak pasangan seksual, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks, memiliki riwayat penyakit menular seksual, memiliki sistem kekebalan yang lemah, dan memiliki luka atau lecet pada kulit di daerah pangkal paha.

Bubo
Sumber: wellcomecollection.org


Gejala Bubo Inguinalis

Gejala bubo inguinalis dapat bervariasi, tergantung pada penyebab infeksi. Beberapa gejala yang mungkin terjadi adalah:

  1. Pembengkakan: Kondisi ini ditandai dengan adanya benjolan atau pembengkakan di daerah pangkal paha atau lipat paha. Pembengkakan ini biasanya berukuran besar dan terasa nyeri saat disentuh.
  2. Nyeri: Biasanya, pembengkakan pada bubo inguinalis juga disertai dengan rasa sakit atau nyeri ketika disentuh atau saat melakukan aktivitas seperti berjalan atau duduk.
  3. Kemerahan dan peregangan kulit: Kulit di sekitar pembengkakan dapat terlihat kemerahan dan terasa kencang atau peregangan.
  4. Pus: Jika pembengkakan disebabkan oleh infeksi bakteri, terkadang dapat muncul nanah atau cairan berwarna kuning di dalamnya.
  5. Demam: Beberapa orang dengan bubo inguinalis juga dapat mengalami demam sebagai respons dari infeksi yang terjadi di tubuh.

Diagnosis Bubo Inguinalis

Diagnosis bubo inguinalis dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti:

  1. Pemeriksaan fisik: Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat adanya pembengkakan atau benjolan di daerah pangkal paha atau lipat paha. Mereka juga akan memeriksa kondisi kulit di sekitar area tersebut.
  2. Riwayat medis: Dokter akan menanyakan riwayat medis pasien, termasuk riwayat penyakit menular seksual dan paparan infeksi bakteri tertentu.
  3. Pemeriksaan laboratorium: Untuk mengidentifikasi penyebab infeksi, dokter dapat melakukan tes darah atau tes cairan dari pembengkakan untuk menganalisis jenis bakteri atau penyebab lain yang mungkin terlibat.
  4. Tes kultur: Dokter juga dapat melakukan tes kultur dengan mengambil sampel dari cairan yang ada di dalam pembengkakan untuk menumbuhkan bakteri atau mikroorganisme yang mungkin menjadi penyebab infeksi.

Dalam situasi tertentu, dokter juga bisa memutuskan untuk merujuk pasien ke pakar penyakit menular seksual untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang lebih spesifik.

Komplikasi Bubo Inguinalis

Komplikasi bubo inguinalis dapat terjadi jika infeksi tidak diobati dengan tepat. Beberapa komplikasi yang mungkin timbul adalah:

  1. Abses: Infeksi pada pembengkakan bisa berkembang menjadi abses, yaitu kantong berisi nanah yang terbentuk di dalam jaringan tubuh. Abses ini dapat memperburuk kondisi pembengkakan dan menyebabkan nyeri yang lebih intens.
  2. Sepsis: Jika infeksi menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran sistem peredaran darah, kondisi yang disebut sepsis dapat terjadi.

Pengobatan Bubo Inguinalis

Pengobatan Bubo Inguinalis biasanya melibatkan penggunaan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri yang mungkin menjadi penyebabnya. Dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai dengan jenis bakteri yang diduga terlibat dalam infeksi.

Selain itu, penting juga untuk memberikan perawatan luka pada pembengkakan atau benjolan di daerah pangkal paha atau lipat paha. Perawatan ini dapat termasuk membersihkan area tersebut secara teratur dengan air hangat dan sabun, mengompresnya dengan air hangat untuk meredakan rasa sakit dan pembengkakan, serta menjaga kebersihan area tersebut agar infeksi tidak semakin parah.

Pencegahan Bubo Inguinalis

Pencegahan Bubo Inguinalis dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

  1. Berikan perlindungan seksual: Penggunaan kondom saat melakukan hubungan seksual dapat membantu mengurangi risiko infeksi menular seksual, termasuk bakteri yang dapat menyebabkan Bubo Inguinalis.
  2. Hindari kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi: Penting untuk menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh dari seseorang yang sedang mengalami pembengkakan pada area pangkal paha atau lipat paha.
  3. Jaga kebersihan diri: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan setelah kontak dengan benda atau permukaan yang mungkin terkontaminasi.
  4. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin: Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama jika Anda memiliki riwayat infeksi menular seksual atau risiko tinggi untuk terkena infeksi menular seksual seperti hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang tidak diketahui status infeksinya.
  5. Segera cari perawatan medis jika mengalami gejala: Jika Anda mengalami pembengkakan pada area pangkal paha atau lipat paha, segera cari perawatan medis untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.