Pinguecula (Penyakit Selaput Mata) – Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Komplikasi, Pencegahan & Pengobatan

 

Pinguecula
Sumber: eyecentersouth.net


Pengertian Pinguecula

Pinguecula adalah kondisi di mana terdapat benjolan kecil berwarna kuning atau putih pada selaput mata. Benjolan ini biasanya terbentuk di bagian putih dari bola mata (sklera) dekat dengan kornea. Pinguecula umumnya tidak menyebabkan gejala dan tidak mempengaruhi penglihatan, namun dalam beberapa kasus dapat menimbulkan iritasi atau ketidaknyamanan.

Penyebab & Faktor Risiko Pinguecula

Penyebab pinguecula adalah akumulasi dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan faktor lingkungan seperti debu, kotoran, asap rokok, dan polusi udara. Paparan terus-menerus terhadap sinar UV pada mata dapat merusak sel-sel konjungtiva dan memicu pertumbuhan jaringan fibrosa yang mendasari pembentukan pinguecula.

Faktor risiko untuk pengembangan pinguecula meliputi:

  1. Usia: Risiko untuk membangkan pinguecula meningkat seiring bertambahnya usia.
  2. Paparan sinar matahari yang berlebihan: Terpapar sinar UV secara berkepanjangan dapat meningkatkan risiko pengembangan pinguecula.
  3. Kerja di luar ruangan: Orang yang sering bekerja di luar ruangan atau terpapar sinar matahari sepanjang hari memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan pinguecula.
  4. Penggunaan lensa kontak: Penggunaan lensa kontak, terutama lensa kaku, juga dapat menjadi faktor risiko untuk pengembangan pinguecula.
  5. Riwayat keluarga: Jika ada anggota keluarga yang memiliki pinguecula, risiko untuk mengembangkan pinguecula juga dapat meningkat.
  6. Paparan terus-menerus terhadap debu, kotoran, asap rokok, dan polusi udara juga dapat menjadi faktor risiko untuk pengembangan pinguecula.
  7. Penderita penyakit mata seperti sklerosis sistemik, morfea, lupus, sindroma sjorgen, dermatomiositis, dan vitiligo juga dapat meningkatkan risiko pengembangan pinguecula.
  8. Penderita penyakit yang memiliki keluhan pruritus juga dapat menjadi faktor risiko untuk pengembangan pinguecula.
  9. Pekerjaan yang memerlukan paparan terus-menerus terhadap debu, kotoran, atau bahan kimia, seperti pekerja konstruksi atau petani, juga memiliki risiko yang lebih tinggi.

Gejala Pinguecula

Gejala pinguecula biasanya tidak menimbulkan ketidaknyamanan atau memengaruhi penglihatan. Namun, dalam beberapa kasus, pinguecula dapat menyebabkan iritasi mata dan ketidaknyamanan seperti rasa terbakar, gatal-gatal, perasaan ada benda asing di mata, atau kekeringan. Gejala ini biasanya muncul jika pinguecula teriritasi oleh paparan sinar matahari yang berlebihan atau polusi udara.

Selain itu, jika pinguecula tumbuh cukup besar, itu dapat mengganggu garis pandang dan menyebabkan penglihatan kabur atau kemerahan mata.

Diagnosis Pinguecula

Diagnosis pinguecula dapat dilakukan melalui pemeriksaan mata oleh dokter spesialis mata. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada mata dan melihat adanya pertumbuhan jaringan fibrosa di konjungtiva yang khas dari pinguecula. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan menggunakan lampu biomikroskopis atau alat pembesaran lainnya.

Selain itu, dokter juga akan menanyakan gejala yang Anda rasakan serta riwayat kesehatan keluarga untuk memastikan pengembangan pinguecula.

Komplikasi Pinguecula

Pinguecula biasanya tidak menimbulkan komplikasi serius dan jarang mempengaruhi penglihatan. Namun, dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, pinguecula dapat menjadi iritasi atau meradang, menyebabkan gejala seperti mata kemerahan, gatal-gatal, pembengkakan konjungtiva (conjunctival edema), atau perubahan dalam penglihatan.

Jika pinguecula teriritasi atau meradang dan tidak diatasi dengan baik, dapat berkembang menjadi pterygium.

Pengobatan Pinguecula

Pengobatan Pinguekula biasanya tidak diperlukan karena kondisi ini cenderung stabil dan tidak mempengaruhi penglihatan secara signifikan. Namun, jika gejala yang Anda rasakan menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu aktivitas sehari-hari, dokter dapat merekomendasikan beberapa tindakan penanganan. Beberapa pilihan pengobatan yang mungkin direkomendasikan antara lain:

  1. Tetes mata lubrikasi: Untuk mengatasi gangguan penglihatan akibainguecula, dokter dapat merekomendasikan penggunaan tetes mata lubrikasi untuk menjaga kelembaban dan kenyamanan mata.
  2. Penggunaan kacamata hitam: Menggunakan kacamata hitam ketika Anda berada di luar ruangan dapat membantu melindungi mata dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan mengurangi gejala yang mungkin timbul akibatkan iritasi pinguecula.
  3. Menghindari paparan sinar matahari secara berlebihan dan polusi udara: Menggunakan kacamata hitam, topi, atau perlindungan mata lainnya ketika Anda berada di luar ruangan dapat membantu melindungi mata dari paparan radiasi ultraviolet dan polusi udara yang dapat memperburuk kondisi pinguecula.
  4. Operasi bedah hanya diperlukan dalam kasus yang jarang terjadi ketika pinguecula menyebabkan gangguan penglihatan yang signifikan atau ketidaknyamanan yang parah.
  5. Pemeriksaan rutin untuk pengembangan pinguecula sangat penting agar dapat mengidentifikasi dan mencegah masalah potensial yang lebih serius, seperti perkembangan pterygium.
  6. Riwayat kesehatan keluarga juga dapat menjadi pertimbangan dalam memastikan pengembangan pinguecula.
  7. Konsultasikan dengan dokter mata secara teratur untuk memantau kondisi pinguecula dan menerima rekomendasi penanganan yang tepat.

Pencegahan Pinguecula

Untuk mencegah perkembangan pinguecula, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

  1. Melindungi mata dari sinar ultraviolet: Gunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV ketika berada di luar ruangan terutama dalam kondisi terik.
  2. Menghindari paparan sinar matahari secara berlebihan: Cobalah untuk mengurangi waktu yang dihabiskan di bawah sinar matahari langsung terutama saat intensitasnya sangat tinggi seperti pada siang hari.
  3. Menggunakan topi atau penutup kepala: Saat berada di luar ruangan, gunakan topi yang memberikan perlindungan tambahan dari sinar matahari langsung terhadap mata Anda.
  4. Menghindari polusi udara: Kondisi yang buruk dari udara yang tercemar dapat memperburuk iritasi mata dan memicu perkembangan pinguecula.
  5. Menjaga kelembaban mata: Gunakan tetes mata lubrikasi untuk menjaga kelembaban dan kenyaman mata Anda, terutama jika Anda tinggal di daerah yang kering atau berpolusi.