Wasir / Ambeien (Haemorrhoid) – Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosis, Komplikasi, Pencegahan & Pengobatan

Ambeien
Sumber: greaterorlandogi.com

Pengertian Ambeien

Ambeien, juga dikenal sebagai wasir atau hemorrhoids, adalah kondisi di mana pembuluh darah di sekitar anus dan rektum membengkak dan meradang. Kondisi ini bisa terjadi baik secara internal maupun eksternal.

Penyebab & Faktor Risiko Ambeien

Ambeien disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk konstipasi, kehamilan, dan ekspansi berlebihan pada pembuluh darah di sekitar anus dan rektum. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya ambeien meliputi:

  1. Konstipasi: Konstipasi atau sulit buang air besar adalah salah satu penyebab utama ambeien. Feses yang keras dan sulit dikeluarkan dapat meningkatkaekanan pada pembuluh darah di daerah sekitar anus.
  2. Kehamilan: Saat hamil, tekanan pada pembuluh darah di panggul meningkat karena adanya pembesaran uterus.
  3. Obesitas: Kelebihan berat badan bisa meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di daerah sekitar dubur dan rektum, meningkatkan risiko terjadinya ambeien.
  4. Aktivitas fisik yang kurang: Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan penurunan sirkulasi darah di tubuh, termasuk daerah sekitar anus dan rektum.
  5. Pola makan yang tidak sehat: Kurangnya serat dalam diet dan tidak cukup mengonsumsi cairan dapat menyebabkan konstipasi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko terjadinya ambeien.
  6. Riwayat keluarga: Jika memiliki anggota keluarga yang menderita ambeien, ada kemungkinan lebih tinggi untuk mengembangkan kondisi ini
  7. Usia: Risiko terjadinya ambeien meningkat dengan bertambahnya usia.
  8. Peningkatan tekanan intra-abdominal: Aktivitas fisik yang melibatkan peningkatan tekanan didalam perut, seperti angkat beban berat atau mengedan saat buang air besar, dapat memperbesar beban pada pembuluh darah di daerah sekitar anus dan rektum, meningkatkan risiko terjadinya ambeien.

Gejala Ambeien

Gejala ambeien dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi ini. Pada ambeien internal, gejala yang muncul biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan meliputi pendarahan saat buang air besar. Sedangkan pada ambeien eksternal, pembuluh darah yang membengkak terletak di luar anus sehingga menyebabkan rasa sakit, gatalan, dan kadang-kadang pendarahan.

Selain itu, beberapa Gejala Ambeien lainnya yang mungkin dialami termasuk: 1. Rasa gatal atau terbakar di sekitar anus 2. Benjolan lunak atau pembengkakan di sekitar anus. 3. Perasaan seperti ada yang mengganjal di dalam anus.

Diagnosis Ambeien

Pada umumnya, diagnosa ambeien dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan riwayat gejUntuk menegakkan diagnosis ambeien, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan mewawancarai pasien mengenai gejala yang dialami. Pemeriksaan fisik meliputi inspeksi visual anus dan rektum, serta pemeriksaan dengan menggunakan jari (digital rectal examination) untuk memeriksa adanya benjolan atau perubahan pada dinding rektum.

Selain itu, jika diperlukan, dokter juga dapat merujuk pasien untuk menjalani tes lain seperti sigmoidoskopi (pemeriksaan bagian bawah usus besar dengan menggunakan tabung fleksibel), kolonoskopi (pemeriksaan seluruh usus besar dengan menggunakan tabung fleksibel), atau kolonografi (pemeriksaan radiologi untuk melihat kondisi usus besar).

Komplikasi Ambeien

Ambeien yang tidak ditangani dengan baik atau dibiarkan terus menerus dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat ambeien adalah:

  1. Trombosis hemoroid: Pada beberapa kasus, darah bisa menggumpal di dalam pembuluh darah yang membengkak dan menghasilkan massa keras pada ambeien eksternal. Kondisi ini disebut trombosis hemoroid dan bisa sangat menyakitkan.
  2. Gangguan pengeluaran tinja seperti konstipasi atau kesulitan buang air besar.
  3. Infeksi pada ambeien: Jika ambeien terlalu lama terpapar bakteri, dapat menyebabkan infeksi yang dapat menyebabkan demam, kemerahan, dan pembengkakan di sekitar area anus.

Pengobatan Ambeien

Pengobatan Ambeien dapat dilakukan dengan beberapa cara, tergantung pada tingkat keparahan dan gejala yang dialami. Pengobatan umumnya meliputi:

  1. Perubahan gaya hidup: Mengubah pola makan dengan meningkatkan asupan serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian untuk membantu melunakkan kotoran dan memfasilitasi proses buang air besar. Selain itu, minum banyak air juga penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
  2. Obat penghilang rasa sakit lokal: Obat-obatan seperti krim atau salep dengan bahan aktif lidokain atau benzocain dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada ambeien.
  3. Penggunaan obat-obatan topikal: Obat-obatan dalam bentuk krim, salep, atau supositoria biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan dan meringankan gejala ambeien.
  4. Skleroterapi: Prosedur ini melibatkan penyuntikan agen sklerosan ke dalam ambeien untuk menghilangkan pembuluh darah yang membesar dan menyebabkan ambeien.
  5. Ligasi elastik: Metode ini melibatkan pemasangan sebuah cincin kecil di pangkal ambeien untuk menghentikan aliran darah ke pembuluh darah yang membengkak.

Pencegahan Ambeien

Untuk mencegah terjadinya ambeien, ada beberapa langkah yang dapat diambil. Pertama adalah menjaga pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti buah-buahan, sayuran segar, dan biji-bijian. Serat dalam makanan membantu melunakkan tinja dan mempermudah proses buang air besar, sehingga mengurangi risiko terjadinya ambeien.

Selain itu, penting juga untuk minum banyak air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.